Vitamin C untuk Lawan Virus Corona

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang penting serta dibutuhkan oleh tubuh dalam menjalankan fungsinya. Vitamin C akan mencukupkan kebutuhan daya imunitas tubuh dan membuat tubuh tidak akan gampang sakit dan jika mengalami kekurangan vitamin akan membuat tubuh lebih rentan sakit. Vitamin C merupakan salah satu yang dapat dikonsumsi selama adanya wabah virus corona untuk menjaga tubuh dari dalam melawan infeksi selama berada diluar ruangan bahkan jika masih berada dalam rumah. Setiap orang memiliki kebutuhan vitamin C yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi fisik dan rutinitas yang dijalani. Vitamin C dapat diperoleh dari sayuran segar dan buah serta suplemen.

Namun kelebihan vitamin C dalam tubuh akan menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan, hal ini akan menyebabkan iritasi saluran pencernaan serta diare. Kondisi ini akan berlanjut sehingga akan menyebabkan muntah-muntah, menyebabkan dehidrasi hingga tubuh lemas, urin yang dikeluarkan oleh tubuh menjadi berkurang hingga penurunan tekanan darah dan tidak seimbangnya mineral pada tubuh. Vitamin C yang hancur pada tubuh akan membentuk oksalat dan oksalat mungkin dikeluarkan bersama dengan urin namun oksalat yang tinggi akan memicu terjadinya batu ginjal. Hemokromatosis merupakan penyakit genetik pada tubuh sehingga akan menyerap banyak zat besi sehingga penyakit jantung, hati dan pankreas akan memperburuk kondisi hemokromatosis.

Beberapa vitamin C dikonsumsi dengan tablet effervescent dengan nutrisi akan lebih cepat diserap. Suplemen vitamin C akan lebih mudah larut dengan air dan dipecah menjadi partikel yang berubah menjadi ukuran yang lebih kecil. Tablet yang sudah larut akan masuk dalam darah lalu diedarkan ke bagian seluruh tubuh dan akan lebih cepat dirasakan manfaatnya. Suplemen kapsul membuat rasanya lebih segar dan enak sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk meminumnya dan vitamin C akan tetap terpenuhi dengan baik. Tablet jenis effervescent akan lebih mudah untuk ditoleransi perut dan kandungan ini berfungsi menjadi pemisah pada perut dengan ph optimum. Tablet biasanya beresiko meningkatkan resiko iritasi di lambung.

Vitamin C jenis tablet effervescent akan membantu peningkatan asupan cairan pada tubuh sehingga akan mencegah terjadinya dehidrasi ketika berpuasa dan sakit. Jika seseorang tidak mampu menelan suplemen dan obat dengan bentuk table larut air dan bentuk tablet tidak perlu mengakali cara minumnya karena tidak akan menyebabkan tablet tersangkut pada tenggorokan karena penggunaannya tinggal dilarutkan sehingga vitamin C akan segera berfungsi pada tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi virus corona.

Berikut adalah buah dengan kandungan vitamin C diantaranya:

  • Jambu biji yang memiliki 126 mg vitamin C sehingga akan mengurangi gejala pilek dan demam dan menjadi antimikroba pada tubuh untuk melawan virus dan bakteri yang menginfeksi tubuh.
  • Brokoli dengan kandungan vitamin C sebanyak 51 mh untuk menurunkan stres oksifatif, memperbaiki sistem kekebalan tubuh dan meminimalkan resiko kanker serta gangguan pada jantung.
  • Jeruk dengan kandungan vitamin C dalam mencegah anemia, menghindari batu ginjal dan meningkatkan kesehatan jantung sebanyak 70 mg.

Selain itu, untuk mendapatkan vitamin C dengan mengonsumsi kale dengan kandungan 80 mg vitamin yang mengandung antioksidan sehingga mengurangi inflamasi kronis. Kiwi dengan kandungan 71 mg akan meningkatkan daya tahan tubuh dan hasil studi menunjukkan kekentalan platelet darah dan mampu menurunkan trigliserida. Beberapa cara mendapatkan vitamin C akan membantu tubuh mencegah infeksi virus corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *